Featured Post Today
print this page
Latest Post
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

9 Tipe Kecerdasan Manusia

9 Tipe Kecerdasan Manusia
GORESKAN - 9 Tipe Kecerdasan Manusia, Tahukah Anda? Semua manusia ini diciptakan semuanya cerdas, pintar,  pandai, tidak ada manusia yang bodoh, Yakini  dan Percayalah akan hal itu Karena Tuhan itu Maha Adil. Mungkin Anda merasa tidak percaya diri karena Anda sekalian tidak bisa menjadi seperti orang lain, bisa mendapat juara kelas, bisa mendapatkan teman yang banyak, bisa mengerjakan soal-soal dari dosen ataupun guru. Yakinlah, itu semua karena kecerdasan yang Anda miliki masih terkekang belum terbebas dari belenggu kemalasan dan kesibukan yang ada.

Intinya "Apa sih Kecerdasan itu?". Kecerdasan adalah suatu kemampuan yang dimiliki seseorang untuk melakukan atau memecahkan suatu masalah yang ada di lingkungan hidupnya dengan cepat dan tepat. dan Tahukah Anda? kecerdasan itu "TIDAK" hanya karena bawaan dari lahirnya, nilai IQ, Gelar, dan Reputasiny. Tetapi, kecerdasan didasarkan oleh tingkat keingintahuan seseorang, tingkat kemalasan seseorang, dan masalah yang dapat di selesaikan dalam hidupkan. Jadi, yakinlah, ingatlah, tuliskan dalam kertas dan bawa kertas itu kemana-mana, bahwa "SAYA PINTAR".

Penjelasan dan Motivasi tentang kecerdasan sudah. Nah, sekarang saatnya saya menjelaskan 9 Tipe Kecerdasan pada Manusia. Inilah 9 Tipe Kecerdasan pada Manusia :

1. Intellegence of Word (Kecerdasan Mengolah Kata)
Seseorang yang memiliki kecerdasan ini mengacu pada penggunaan bahasa lisan maupun tulisan dan kemampuan berbahasa dengan baik dan efektif. Biasanya orang yang memiliki Kecerdasan ini dapat menghibur, mengajar, meyakinkan dan memberikan argumentasi dengan bahasa yang sangat baik dan benar. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini biasanya suka dan tertarik dengan bermain kata-kata, diskusi, membaca, dan pastinya menulis. Seseorang yang punya kecerdsan ini mampu mengekspresikan hal dengan bahasa secara singkat, tepat dan jelas. Oleh karena itu, Orang yang memiliki kecerdasan ini dapat beragumen dengan baik. Untuk pekerjaan, biasanya menjadi Pelawak, Artis, Penulis, pokoknya yang berhubungan dengan bahasa dan tulisan deh.

2. Intellegence of Logic (Kecerdasan Logika)
Seseorang yang memiliki kecerdasan ini mengacu pada penalaran, logika, dan mengolah angka yang baik. Biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini memiliki pemikiran yang rasional. Orang yang memiliki Kecerdasan ini mempunyai kemampuan untuk memahami argumen lawan bicara dengan logis dan dapat memecahakan masalah matematika dengan baik dengan menggunakan kecerdasan logis dan  matematis.
Para Ilmuan kebanyakan memiliki kemampuan ini untuk mendapatkan suatu hipotesa sebelum di uji. Untuk pekerjaan, biasanya menjadi seorang ilmuan, akuntan, dan yang berhubungan dengan logika dan matematis.

3. Intellegence of Visual (Kecerdasan Visual)
Seorang dengan kecerdasan ini memiliki tingkat seni yang tinggi. Kecerdasan ini mengacu pada visualisasi, gambar, ruang, dan tentang gambaran perasaan seseorang. Jika Anda punya hobi menggambar, jika ada yang terlihat dan langsung ingin diabadikan menjadi sebuah foto, mencoret-coret dinding, dan sebagainya. Berarti Anda adalah termasuk dalam katogori kecerdsan ini. Seorang yang memiliki kemampuan ini dalam hal pekerjaan sangat cocok untuk menjadi seorang pelukis, photografer, disainer, arsitek, dan lain-lain.

4. Intellegence of Music (Kecerdasan Musikal)
Nah, biasanya orang yang memiliki kemampuan ini sangat baik dalam mengingat, menyanyikan, dan menciptakan suatu irama musik. Orang dengan kecerdasan ini juga sangat peka dalam hal musik. Kecerdasan ini biasanya mempunyai suara yang merdu dan sangat baik dalam mengidentifikasi suatu nada. Mereka dengan kecerdasan ini sangat sentitif, bisa bekerja dengan mendenfarkan musik, juga mahir dalam memainkan alat musik. Mereka berfikir melalui melodi dan irama. Pekerjaan yang biasanya mereka dapatkan adalah menjadi penyanyi ataupun komposer yang baik. Tetapi tidak semuanya lho.

5. Intellegence of Physical (Kecerdasan Fisik)
Nah, Anda yang suka menari-nari inilah tipe kecerdasan kamu. Orang yang memiliki kecerdasan ini mampu mengendalikan gerak tubuh dengan baik. Mereka yang memiliki kecerdasan ini mempunyai keahlian fisik yang khusus lho, seperti lincah, kekuatan, gerak fleksibel, seimbang, dan juga kemampuan taktis yang baik. Pekerjaannya apa ya? biasanya menjadi atlit, aerobik, mortir, penari, daan lain-lain.

6. Intellegnce of People (Kecerdasan Intrapersonal)
Seseorang yang memiliki kecerdasan ini sangat pintar dalam mengerti dan memahami perasaan orang lain. Dengan hanya menatap matanya. Sangat peka dengan perasaan dan suasana hati seseorang. Kecerdasan ini mengacu pada banyak hal, mulai dari kemampuan untuk memimpin, berempati, dan kemampuan untuk mengorganisir orang lain. Orang dengan kecerdasan ini juga memiliki kemampuan untuk belajar dari gerak tubuh dan tindakan seseorang, oleh karena itu Seseorang yang mempunyai kecerdasan ini belajar bukan melalui teori tetapi melalui tindakan atau langsung turun kelapangan. Biasanya cocok untuk menjadi Psikolog.

7. Intellegnce of Self (Kecerdasan Interpersonal)
Orang yang memiliki kemampuan ini peka dan pintar untuk mengenali emosi diri sendiri. Tahukah kamu? Kecerdasan ini dapat dengan mudah mengetahui perasaan sendiri, memperkaya, membimbing, dan membedakan berbagai macam kondisi yang terjadi pada dirinya. Kecerdaan ini juga punya sebuah kemampuan khusus yaitu kemampuan Stasioner. Mau tahu? Kasih tahu ga ya?
Kemampuan Stasioner adalah kemampuan untuk menjadi netral dan sulit untuk di pengaruhi oleh keinginan, keyakinan, emosi, dan sebagainya ketika dihadapakan oleh suatu masalah. Seseorang yang memiliki kecerdasan ini cocok untuk menjadi wirausahaan.

8. Intellegence of Nature (Kecerdasan Natural)
Seseorang yang memiliki kemampuan ini sangat peka terhadap Alam, apa yang terjadi dengan alam, menyenangi dan menyayangi alam. Mereka dapat berhubungan baik dengan alam apa lagi lingkungan sekitarnya, biasanya mereka pasti memiliki hewan peliharaan atau pun memelihara bunga.
Seorang yang memiliki kecerdasan ini biasanya menjadi ahli biologi, pecinta alam, aktifis lingkungan, dan lain-lain.

9. Intellegence of Existence (Kecerdasan Intuitif)
Dan yang terakhir, Kecerdasan Intuitif adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang dengan tingkat insting yang baik. Biasanya orang yang memiliki kecerdasan ini peka terhadap makna kenapa kita hidup di dunia ini. Seseorang yang mempunyai kecerdasan ini dapat mengetahui sesuatu yang benar atau salah dari insting dan naluri yang dia miliki. Biasanya kecerdasan ini dimiliki oleh Da'i, Ustad, juu Dakwah, Pemimpin, dan lain-lain.

Nah, itulah 9 Tipe Kecerdasan Manusia. Tahukah Kamu? kita mungkin saja memiliki ke-9 kecerdasan tersebut akan tetapi ada 1 yang dominan dari kecerdasan itu. dan manakah kecerdaasan yang Anda miliki?

BACA JUGA:
Tanda - Tanda Sebelum Meninggal Dunia
0 komentar

Mngapa Soeharto Menjadikan 1 Oktober Sebagai Hari Kesaktian Pancasila?

Pancasila dilahirkan pada tanggal 1 Juni 1945 oleh Bung Karno sebagai penggalinya. Sang penggali sendiri tidak pernah menjadikannya sebagai pusaka yang sakti, sehingga menjadikannya sesuatu yang lahir secara wajar dan sesuai dengan keadaan obyektif pada waktu itu. Tetapi dalam perkembangannya kemudian selama pemerintahan Bung Karno, Pancasila senantiasa diterima oleh bangsa Indonesia sebagai dasar berbangsa dan bernegara, dan dengan dasar Pancasila jugalah kemudian rongrongan-rongrongan dan pemberontakan kaum reaksioner DI/TII, PRRI/Permesta dan tindakan mereka yang membentuk Dewan Gajah, Dewan Banteng, dan sebagainya. kemudian bisa dihancurkan dengan dukungan rakyat.

Oleh karena Pancasila itu diterima dan didukung oleh Rakyat, walaupun diantara para pendukung Pancasila itu sendiri belum tentu bisa memahaminya secara jelas, namun kepercayaan atau kecintaan Rakyat terhadap Pancasila dan penggalinya (Bung Karno) telah sangat melekat. Hal inilah yang kemudian dimanipulasi oleh Jenderal Soeharto dan jenderal-jenderal Angkatan Darat lainnya untuk mengkhianati dan menghancurkan Pancasila dan penggalinya sekaligus.

Tanggal 1 Oktober 1965 dini hari, yaitu hari yang sesungguhnya ketika apa yang menamakan dirinya Gerakan Tigapuluh September atau G30S itu bergerak, setelah salah seorang pelakunya yang juga merupakan orang terdekat jenderal Soeharto yaitu Kolonel Latif melaporkan rencananya kepada Soeharto yang sedang menunggu anaknya bernama Tommy Soeharto di rumah sakit Gatot Subroto.

Pada tanggal 1 Oktober 1965 dinihari itu jugalah Jenderal Soeharto memimpin appel di KOSTRAD terhadap militer dari beberapa batalyon (530, 524 dan 328) yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Jakarta Selatan. Ketika mereka didatangkan ke Jakarta dengan pasukan siap tempur atas perintah radiogram Pangkostrad Mayjen Soeharto dengan alasan dalam rangka memperingati hari ABRI 5 Oktober 1965.

Pada hari-hari sebelum terjadinya G30S, ketika pasukan dari Batalyon 530 yang dipimpin oleh Bambang Supeno, Rakyat di Jakarta Barat sangat senang menerima kehadiran mereka yang menumpang di rumah-rumah Rakyat. Mereka ikut kerja bakti social memperbaiki jalan dan kampong-kampung bersama-sama Rakyat.

Tetapi kemudian Rakyat menjadi ketakutan dan tidak menyukai mereka, karena pada tanggal 30 September 1965 tengah malam (lewat jam 24.00), mereka menghilang tanpa diketahui oleh Rakyat. Sehingga ada Rakyat yang menggerundel : “datang sebagai tamu dengan sopan dan baik-baik, tapi pergi seperti pencuri, tanpa pamit”. Ternyata, kepergian mereka semua adalah mengikuti appel di KOSTRAD dibawah pimpinan Soeharto.

Pada tanggal 1 Oktober itulah sebagai awal Soeharto mulai melakukan tindakan-tindakan sendiri tanpa melakukan koordinasi baik terhadap PANGAD, A. Yani maupun dengan Bung Karno selaku Panglima Tertinggi ABRI mengenai adanya laporan dari Kol. Latief. Demikian juga pembangkangan-pembangkangan selanjutnya terhadap Presiden/Pangti ABRI Soekarno tentang pengangkatan Jenderal Pranoto Reksosamudro sebagai Panglima Angkatan Darat.

Selanjutnya Soeharto melakukan ofensif melalui kampanye “akan melaksanakan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 secara murni dan konsekwen”. Sesumbar itu tidak lain adalah dalam rangka mendiskreditkan Bung Karno, agar terkesan pemerintahan presiden Soekarno tidak melaksanakan Pancasila secara murni dan konsekwen. Dengan menggunakan atasnama Pancasila itu ternyata Soeharto mendapatkan simpatik dan dukungan dari golongan anti komunis dan anti Soekarno, serta Rakyat yang belum memahami Pancasila dalam arti sebenarnya.

Berangkat dari situlah dan dengan memanipulasi Pancasila itulah kemudian Soeharto berhasil melakukan siasat dan tipu muslihatnya, sehingga dapat melakukan pembantaian besar-besaran serta melakukan penangkapan, penyiksaan dan pembuangan terhadap puluhan ribu Rakyat yang tidak berdosa.

Dengan memanipulasi Pancasila itulah kemudian Soeharto berhasil melakukan kup merangkak menggulingkan pemerintahan presiden Soekarno dan kemudian mendirikan orde baru yang jadi proyek dan dukungan sepenuhnya dari imperialis yang berkomplot di dalam IGGI. Maka setelah dia berhasil menjadi penguasa tertinggi di Republik Indonesia dan menjadikan Indonesia sebagai negeri dan masyarakat jajahan model baru (Nekolim), Soeharto menjadikan Pancasila sebagai asas tunggal terhadap partai politik dan organisasi-organisasi.

Dengan demikian, Soeharto berhasil menjadikan Pancasila sebagai alat untuk memenuhi seluruh ambisi dan kerakusannya, dijadikanlah 1 Oktober sebagai Hari “Kesaktian” Pancasila.
0 komentar

Beberapa Bentuk Perlawanan Indonesia Terhadap Belenda Ditahun 1800-an

1. Perlawanan Rakyat Maluku / Perang Saparua

Perang ini disebabkan oleh Belanda yang sewenang2 terhadap Maluku
Perang ini berlangsung pada tahun 1817
Tokoh-tokohnya antara lain:
  • Thomas Matulessy / Kapitan Pattimura
  • Christina Martha Tiahahu
  • Kapitan Paulus Tiahahu
Perang ini Disertai dengan perebutan benteng Duurstde yang mengakibatkan kematian Jendral Van Den Berg. Karena adanya bantuan Inggris, Kapten Pattimura terdesak masuk hutan dan benteng-bentengnya direbut kembali pemerintah. Rakyat nusa laut menyerah tanggal 10 November 1817 setelah pimpinannya Kapiten Paulus Tiahahu serta putrinya Kristina Martha Tiahahu. Tanggal 12 November 1817 Kapitan Pattimura ditangkap dan bersama tiga penglimanya dijatuhi hukuman mati di Niuew Victoria di Ambon.

2. Perang Diponegoro

Perang ini disebabkan karena Belanda membuat jalan melewati makam leluhur Pangeran Diponegoro dan untuk membela rakyat yang dipersempit ruang geraknya. Perang ini berlangsung tahun 1825-1830 Tokohnya adalah Pangeran Diponegoro yang melawan Belanda dengan pimpinan Jendral De Kock. Hasilnya rakyat Jawa kalah dan P. Diponegoro diasingkan ke Maluku & Makassar.

3. Perlawanan Rakyat Minang / Perang Padri

Perang ini awalnya disebabkan karena perselisihan antara kaum Padri dan kaum Adat, namun Belanda ikut campur dan menimbulkan meletusnya perang. Perang ini terjadi di tahun 1820-1837. Pahlawannya adalah Tuanku Imam Bonjol Hasilnya benteng milik Tuanku Imam Bonjol jatuh ke tangan Belanda dan Imam Bonjol diasingkan ke Cianjur

4. Perlawanan Rakyat / Perang Aceh

Perang ini disebabkan karena Belanda ingin menguasai Aceh. Perang ini terjadi pada tahun 1873. Pada Perang ini Belanda mengirim Snouck Hungronje untuk menyamar ke Aceh dan menulis siasat perang. Pahlawan2nya:
  • Teuku Umar
  • Cut Nyak Dien
  • Teuku Cik Di Tiro
  • Panglima Polim
  • Cut Nyak Meutia
Hasil Akhirnya Belanda menguasai Aceh dengan perundingan

5. Perlawanan Rakyat / Perang Tapanuli

Perang ini disebabkan karena Belanda ingin melindungi para penyebar agam dalam Rhigusnhezending. Perang ini terjadi pada tahun 1878-1907 Tokohnya adalah Sisingamangaraja XII. Namun Ia gugur.

6. Perlawanan Rakyat Bali/ Perang Jagaraga

Perang ini disebabkan karena Belanda melanggar perjanjian hak rakyat Bali untuk mandapatkan kapal karam di perairan Bali. Pahlawannya adalah I Gusti Ketut Jelantik Hasil akhirnya belanda gagal namun 3 tahun kemudian berhasil menguasai Jagaraga, Klungkung, Karangasem, dan Gianyar.

7. Perlawanan Rakayat Sulsel / Perang Makassar

Perang ini terjadi karena Van Der Capellen ingin memperbaiki perjanjian Bongaya.
Perang ini terjadi pada tahun 1824. Salah satu Pahlawannya adalah Sultan Hasanuddin Hasil akhirnya Belanda dapat menaklukan kerajaan Bone dan Raja Bone dijadikan 'raja boneka'

8. Perlawanan Rakyat Kalsel / Perang Banjar

Perang ini terjadi karena Rakyat dan bangsawan Kalsel tidak suka ikut campur Belanda.
Perang ini terjadi pada tahun 1885-1905. Pahlawannya adalah Pangeran Antasari.
0 komentar
 
Copyright © 2013. GORESKAN - All Rights Reserved
Support : Buku TKJ Niko | Your Link | Your Link